global bakery Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya berambisi menghentikan rekor buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri,global bakery Samarinda, Sabtu malam.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Tavares menjelaskan dirinya mengetahui bahwa Persebaya Surabaya sudah tidak menang di Segiri hampir tujuh tahun.
Melihat kondisi itu, pelatih asal Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada detail permainan timnya karena ia sadar bahwa catatan Persebaya Surabaya saat bermain di Samarinda tidak berpihak pada Bajol Ijo.
"Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," jelas Tavares.
Baca juga: Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo terjadi pada 2019 dan ketika itu Bajul Ijo berhasil mengemas kemenangan tipis 2-1, masih menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam beberapa tahun terakhir di Segiri.
Tavares mengakui bahwa Borneo FC merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kompetisi musim ini dan kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain di laga tandang.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu menambahkan jika ia meminta anak-anak asuhnya mesti waspada terhadap kekuatan Borneo FC.
"Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija," jelas Tavares.
"Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," pungkasnya.
Baca juga: Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
相关文章:
- Libas Persebaya 5
- PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
- Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
- Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
- 41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
相关推荐:
- Persija Jakarta gagal tempel Persib usai ditahan imbang 2
- Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
- Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- Marc Klok tegaskan FIFA Series sangat penting untuk timnas Indonesia
- Bojan Hodak waspadai agresivitas Persik Kediri
- Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- Prabowo sebut sikap non
- PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
